Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Tag: berita siantar

Uji Publik Calon Panitia Seleksi Satgas Pencegahan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS)

Akselerasi implementasi Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Permendikbud PPKS) di Lingkungan Perguruan Tinggi, Pusat Penguatan Karakter Sekretariat Jenderal Kemendikbudristek menyelenggarakan kegiatan pembentukan panitia seleksi satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) yang bertujuan nantinya untuk melakukan seleksi satgas PPKS di Perguruan Tinggi. Panitia seleksi satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).

Sebagai bentuk implementasi dari Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi, Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM Tunas Bangsa) mengadakan “Uji Publik untuk Panitia Seleksi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (pansel Satgas PPKS)”. Uji Publik pansel Satgas PPKS ini diselenggarakan secara offline di Ruang Rapat Gedung III Lantai 4 STIKOM Tunas Bangsa, Kamis, 6 Juni 2024.

Uji Publik ini menghadirkan Kanit PPA POLRESTA Pematangsiantar IPDA Suhaira Marbun, SH dan Ketua MUI Kota Pematangsiantar Drs. H. Muhammad Ali Lubis sebagai Panelis dalam kegiatan ini dengan sepuluh Calon Pansel Satgas PPKS STIKOM Tunas Bangsa yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa. Mereka adalah Dr. M. Safii, M.Kom (Dosen), Dr. Poningsih, M.Kom (Dosen), Ela Roza Batubara, M.Kom (Dosen), Ade Ismiaty R Hutabarat, S.Kom (Tendik), Nurul Syakirah, S.Kom (Tendik), Abdullah Ahmad, S.Kom (Tendik), Anan Wibowo, S.Kom (Tendik), Hambali Ahmad (Mahasiswa), Muhammad Ilham (Mahasiswa), Adinda Febiola (Mahasiswa).

Dalam kegiatan uji publik ini, masing-masing Calon Pansel diberikan waktu untuk memaparkan ide-ide dan argumennya melalui presentasi singkat terkait PPKS. Setelah pemaparan materi, Calon Pansel diberikan kesempatan menjawab beberapa pertanyaan dari penguji dan peserta Uji Publik.

Masyarakat umum juga diberi kesempatan untuk dapat menyaksikan pelaksanaan Uji Publik Capansel PPKS secara daring melalui streaming berikut : Live Streaming . Selain itu masyarakat dapat juga memberi masukan, saran dan penilaian terkait kelayakan Capansel menjadi Pansel PPKS STIKOM Tunas Bangsa melalui Form berikut : Form Penilaian Masyarakat

Di akhir Uji Publik Bapak Drs. H. Muhammad Ali Lubis dan Ibu IPDA Suhaira Marbun, SH, selaku panelis sangat mengapresiasi para kesepuluh calon pansel dalam memaparkan isu-isu terkait pelecehan seksual, beliau juga berharap kesembilan calon pansel tersebut dapat melakukan yang terbaik dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual. Sebagai mahasiswa STIKOM Tunas Bangsa yang berpendidikan, tentunya kita jangan hanya berharap kepada para peserta calon Pansel dalam menerapkan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual, tetapi sebagai mahasiswa dan juga manusia yang beradab, mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi diri sendiri dan juga orang lain.

Tingkatkan kualitas Dosen PTS, LLDIKTI Wilayah I selenggarakan Sosialisasi Dosen yang Berkegiatan di Luar Kampus

Tingkatkan kualitas Dosen PTS, LLDIKTI Wilayah I selenggarakan Sosialisasi Dosen yang Berkegiatan di Luar Kampus

Dengan mengusung Tema : “Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi : Penguatan Peran dan Kegiatan Dosen di Luar Kampus”, LLDIKTI Wilayah I selenggarakan Sosialisasi Dosen yang Berkegiatan di Luar Kampus pada Selasa-Rabu, 07-08 Mei 2024 di Le Polonia Hotel & Convention Medan, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 14-18, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara 20152 (luring) dan aplikasi Zoom Meeting (daring). Acara yang dibuka secara resmi oleh Kepala LLDIKTI Wilayah I, Prof. Saiful Anwar Matondang ini menghadirkan Herbert Wau, SKM., M.P.H.,CHCSA (Ketua Lembaga Pengembangan Inovasi UNPRI), Dr. Siti Nurmawan Sinaga, S.K.M, M.Kes. (Ketua STIKES Mitra Husada), Dr. Rizkan Zulyadi, S.H., M.H. (Wakil Rektor III Universitas Medan Area), dan Nurviana Koto, M.Si. (Tim Pengelola MBKM UMSU) sebagai narasumber.

Kepala LLDIKTI Wilayah I, Prof. Saiful Anwar Matondang, dalam arahannya menjelaskan bahwa dari sekitar 13000 Dosen di lingkungan LLDikti Wilayah I, terdapat lebih dari 6000 yang sudah menerima sertifikasi, dan ditargetkan pada tahun ini 50% dosen-dosen yang bersertifikasi tersebut sudah memiliki kegiatan di luar kampus, berupa kegiatan membantu Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Pemerintahan Desa, dan UMKM serta Dunia Usaha Dunia Industri, baik yang ada di Sumatera Utara maupun di luar Sumatera Utara.

Kegiatan Dosen di luar kampus ini selain sebagai bentuk pengabdian masyarakat dan pemenuhan Indeks Kinerja Utama Perguruan Tinggi, juga dalam rangka mempercepat pembangunan nasional. Kemampuan para dosen bidang ekonomi bisa digunakan untuk penelitian hingga memberikan solusi alternatif terhadap UMKM-UMKM, misalnya memberikan tawaran solusi terhadap UMKM yang ada di Balige, yang disinyalir tidak mendapatkan keuntungan yang optimal di tengah gemerlapnya event F1 Power Boat di Danau Toba. Ataupun dosen bidang pertanian yang diharapkan mampu memberikan solusi terhadap pemanfaatan lahan kosong di sebuah kabupaten.

Kontributor Lapangan: Syahrial Affandi

Editor: Dharmansyah

FOLLOW akun media sosial LLDikti Wilayah I :
1. Follow FanpageFB
2. Follow Instagram
3. Follow Twitter
4. Subscribed Youtube Channel LLDIKTI WILAYAH I SUMUT

Dilantik Jadi Dirjen Diktiristek, Abdul Haris Siap Lanjutkan Akselerasi Transformasi Pendidikan Tinggi

Jakarta, 15 Maret 2024 – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim melantik Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc. sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek), pada Jumat (15/3) di Auditorium Gedung A Kompleks Kemendikbudristek, Senayan, Jakarta.

Dalam sambutannya, Nadiem berpesan kepada Dirjen Diktiristek untuk mendukung dan memastikan keberlanjutan implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). “Terus dorong kampus-kampus di seluruh Indonesia untuk mencapai 8 indikator kinerja utama, agar perguruan tinggi kita bisa masuk ke dalam jajaran World Class University,” lanjut Nadiem.

Pada tahun 2024, Ditjen Diktiristek ditargetkan untuk menyelenggarakan program revitalisasi perguruan tinggi negeri untuk mendorong peningkatan kualitas perguruan tinggi dan mengakselerasi tranformasi perguruan tinggi negeri (PTN) menjadi PTN Badan Layanan Umum (BLU) dan PTN Badan Hukum (BH).

Baca Juga :  Kisah Inspiratif Peserta Program PMM di Papua: Mematahkan Stigma dan Menemukan Keluarga Baru

“Saya harap Bapak Dirjen dapat memimpin penyelenggaraan program prioritas ini dengan sebaik mungkin,” ujar Nadiem.

Abdul Haris menggantikan Nizam yang telah menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi sebelumnya. Nadiem turut memberikan apresiasi kepada Nizam atas dedikasi dan pengabdiannya sebagai Plt. Dirjen Diktiristek yang selama lebih dari empat tahun yang telah merancang dan mengawal berbagai terobosan program Kampus Merdeka.

Pada kesempatan pisah sambut Dirjen Diktiristek di Gedung D Kompleks Kemendikbudristek, Abdul Haris menyampaikan bahwa dirinya siap melanjutkan berbagai capaian yang telah ditorehkan Dirjen Diktiristek sebelumnya. Ia juga akan melakukan akselerasi untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi guna mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga : Kiprah Peneliti Muda Indonesia melalui Kolaborasi Riset Luar Neri

“Saya sangat berharap apa yang sudah terbentuk dan prestasi yang ditorehkan oleh Prof. Nizam bisa kita lanjutkan bersama tim pejuang Dikti,” ungkapnya.
(YH/DZI/FH/DH/NH/SH/MSF)

Sumber : https://dikti.kemdikbud.go.id/kabar-dikti/kabar/dilantik-jadi-dirjen-diktiristek-abdul-haris-siap-lanjutkan-akselerasi-transformasi-pendidikan-tinggi/

Sosialisasi Kebijakan Akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) bagi Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan LLDikti Wilayah I

Menindaklanjuti surat Ketua Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 024/BAN-PT/MA/Pen/LL/2024 tanggal 15 Februari 2024 perihal sosialisasi kebijakan Akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kebijakan Akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) bagi Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan LLDikti Wilayah I.

 

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 8 Maret 2024 bertempat di Aula Growth Center Jl. Peratun No1, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan. Kegiatan ini menghadirkan Narasumber dari BAN-PT antara lain Prof. Imam Buchori, Prof. Hendrico, Prof. Bambang Suryoatmono, Dr. Muhammad Isman Jusuf, Dr. Retno Widowati, dan Imam H. Kartowisastro.

 

Silahkan Unduh Materi Dibawah Klik Disini

 

 

FOLLOW akun media sosial LLDikti Wilayah I :1. Follow FanpageFB2. Follow Instagram3. Follow Twitter4. Subscribed Youtube Channel LLDIKTI WILAYAH I SUMUT

Pengisian Survei Kepuasan Masyarakat Semester I Tahun 2024

https://lldikti1.kemdikbud.go.id/berkas/SKMSem12024.pdf

Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta, Dosen, Stakeholder dan Masyarakat Umum Pengguna Layanan

Di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 1

Dalam rangka implementasi PERMENPANRB Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik dengan ini kami informasikan bahwa LLDikti Wilayah I akan melaksanakan Kegiatan Survei Kepuasan Masyarakat Semester I periode bulan Januari – Juni Tahun 2024

Selengkapnya dapat dilihat dan diunduh pada file pdf diatas.

FOLLOW akun media sosial LLDikti Wilayah I :
1. Follow FanpageFB
2. Follow Instagram
3. Follow Twitter
4. Subscribed Youtube Channel LLDIKTI WILAYAH I SUMUT

Program Dana Padanan Kedaireka Tahun 2024 Dibuka, Ditjen Diktiristek Alokasikan Anggaran 750 Miliar

Jakarta – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) kembali membuka program Dana Padanan untuk tahun anggaran 2024. Program Dana Padanan atau sebelumnya dikenal dengan Matching Fund, memberikan pendanaan kepada perguruan tinggi dan industri yang berkolaborasi dalam pengembangan inovasi melalui platform Kedaireka. Pada tahun 2024, Ditjen Diktiristek mengalokasikan anggaran sekitar 750 miliar untuk pendanaan ini.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Pendidikan Tinggi Nizam menerangkan pembukaan Program Dana Padanan 2024 dilaksanakan lebih awal agar insan perguruan tinggi memiliki waktu yang cukup untuk segera merancang, mendesain, hingga proses evaluasi proposal dapat dilakukan tahun ini. Pasalnya, selama ini terdapat keluhan atas pendeknya waktu eksekusi program.

“Karena untuk menghasilkan produk yang betul-betul untuk siap diproduksi, dihilirkan, tentu membutuhkan waktu yang tidak singkat. Saya mendorong untuk bisa dilakukan evaluasinya di tahun N-1, sehingga pada tahun N bisa diselenggarakan  seoptimal mungkin sehingga hasilnya optimal,” kata Nizam saat peluncuran Program Dana Padanan 2024 secara daring, Senin (2/10).

Nizam pun berharap lewat program Dana Padanan ini dapat memberikan solusi dan dampak bagi kemajuan sosial, budaya, teknologi, dan dunia industri.

Baca Juga :  IISMA Kembali Memberangkatkan 9 Mahasiswa ke University of Groningen, Belanda

“Saya berharap dan meminta pada seluruh sivitas akademika untuk memastikan hal tersebut, pun saya mengharapkan komitmen dari mitra yang konkret,” kata Nizam.

Kepala Subbagian Tata Usaha Sekretariat Ditjen Diktiristek sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen Program Dana Padanan, Didi Rustam menjelaskan bahwa program Matching Fund-Kedaireka pada tahun-tahun sebelumnya mendapat antusiasme yang tinggi dari perguruan tinggi.

Dari tahun 2021 hingga tahun 2023, kata Didi, program Matching Fund mengalami peningkatan peminat yang luar biasa. Pada tahun 2021 ada sekitar 1.270 proposal yang masuk, tahun 2022 sebanyak 4.700 proposal, dan tahun 2023 sebanyak 5.600 proposal.

“Tentunya, ini diakibatkan adanya animo Insan Dikti yang sangat tinggi. Dari tahun ke tahun, tahapan pengajuannya pun terus kami perbaiki agar mendapatkan proposal yang lebih berkualitas,” ujar Didi.

Terdapat beberapa pembaruan pada Program Dana Padanan tahun 2024 berdasarkan masukan, studi, dan observasi yang telah dilakukan pada program sebelumnya. Pengusul kini sudah memasukan proposal lengkap sejak awal pengusulan.

“Jika tahun 2023 ada proposal awal, maka pada tahun 2024 tidak ada proposal awal. Sejak awal, pengusul sudah mengajukan proposal lengkap, sehingga sudah akan bisa dievaluasi kelayakan dari inovasi kegiatan dan juga rasionalitas dalam nilai anggaran yang diajukan karena itu semua merupakan bagian dari mekanisme evaluasi,” terang Setyawan selaku Tim Ahli Program Dana Padanan.

Baca Juga :  Peningkatan Kualitas SDM dan Relevansi Pendidikan Tinggi melalui Kampus Merdeka

Setyawan mengingatkan agar pembaruan ini diperhatikan dengan saksama. Tidak berhenti pada proses pengajuan proposalnya, terdapat rincian lain yang penting untuk diketahui pengusul dan mitra. Tahun ini, Program Dana Padanan bahkan memberikan kesempatan bagi mitra untuk mendeskripsikan permasalahannya.

“Kami ingatkan dalam forum ini, gunakan panduan tahun 2024. Jangan menggunakan tahun-tahun sebelumnya, sehingga Bapak/Ibu harus cermat betul dengan panduan tahun 2024,” tegas Setyawan.

Pengusulan proposal Program Dana Padanan dibuka mulai tanggal 1 hingga 31 Oktober 2023. Perguruan tinggi dan industri dapat mendaftarkan diri dan melihat panduan lengkapnya di www.kedaireka.id.
(YH/DZI/FH/DH/NH/SH/MSF)

Humas Ditjen Diktiristek
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Laman : www.diktiristek.kemdikbud.go.id
FB Fanpage : @ditjen.dikti
Instagram : @ditjen.dikti
Twitter : @ditjendikti
Youtube : Ditjen Diktiristek
E-Magz Google Play : Satu Dikti
Tiktok : Ditjen Dikti

Optimalisasi Peran Humas untuk Membangun Pendidikan Tinggi Unggul

Jakarta – Pendidikan tinggi merupakan pilar penting dalam meningkatkan daya saing bangsa. Dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, tidak lepas dari peran humas sebagai ujung tombak pelayanan komunikasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan. Oleh karenanya, humas perguruan tinggi harus mengoptimalkan perannya dengan kompetensi yang memadai.

Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nizam mengatakan bahwa pranata humas harus memiliki keahlian dalam melakukan framing dan storytelling pada saat memberikan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, framing dan storytelling dapat membantu masyarakat dalam menyerap informasi yang diberikan oleh pranata humas.

Nizam turut mengingatkan bahwa peran humas saat ini tidak hanya untuk memberikan informasi tetapi harus mampu membantu mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain itu, menurutnya seorang pranata humas yang berkualitas harus mampu melihat cara pandang berita dari sisi masyarakat sehingga berita yang disampaikan mampu bersifat dua arah.

“Saya berharap bahwa pranata humas di setiap universitas di Indonesia mampu membangun optimisme masyarakat mengenai informasi akan universitas tersebut. Peran humas serta dapat membantu mengangkat prestasi dan pencapaian mahasiswa dan universitas menjadi sebuah berita baik yang dapat diceritakan kepada masyarakat,” kata Nizam pada Rapat Koordinasi Kehumasan Ditjen Diktiristek 2023 dengan tema “Bersinergi Membangun Pendidikan Tinggi” di Auditorium Gedung D Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kamis (3/8).

Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Tjitjik Srie Tjahjandarie mengatakan bahwa Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) terus berupaya melakukan pembinaan kompetensi kehumasan perguruan tinggi, salah satunya melalui rapat koordinasi kehumasan yang diselenggarakan tiap tahunnya.

Baca Juga :  Kolaborasi Profesor Kelas Dunia, Perkuat Kualitas Riset dan Publikasi Indonesia

Tjitjik menekankan humas memegang peran yang sangat penting dan strategis sebagai garda depan komunikasi publik. Maka dari itu, humas harus memiliki kapasitas dan kompetensi kehumasan yang baik.

“Melalui kapasitas mumpuni aktor-aktor kehumasan, maka bisa berkontribusi untuk perguruan tinggi Indonesia menjadi lebih berkualitas,” ujar Tjitjik.

Memperkuat Kehumasan Pendidikan Tinggi

Rapat koordinasi kehumasan Ditjen Diktiristek menjadi wadah untuk memperkuat kehumasan perguruan tinggi sekaligus sebagai bekal persiapan humas-humas perguruan tinggi negeri (PTN) dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) untuk mengikuti Anugerah Humas Diktiristek 2023.

Untuk memperluas wawasan kehumasan, pada pertemuan ini menghadirkan lima pembicara sekaligus merupakan juri Anugerah Humas Diktiristek 2023. Kelima pembicara tersebut merupakan para humas profesional, yaitu Ketua Umum Asosiasi Perusahaan PR Indonesia (APPRI) Jojo S. Nugroho, Wakil Sekretaris Umum II Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) Emmy Kuswandari, Head of Engagement & Community SAC Indonesia Riska Noer Zaitun, Tenaga Ahli Komunikasi Kantor Staf Presiden Prita Laura, dan Ketua Umum Ikatan Pranata Humas Indonesia (Iprahumas) Thoriq Ramadani.

Dalam diskusi panel, Jojo S. Nugroho menuturkan humas harus dapat membuat sebuah siaran pers yang baik dan menarik. Dalam hal ini, Jojo turut membagikan kiat-kiat pembuatan siaran pers yang dapat dijadikan acuan oleh para praktisi hubungan masyarakat untuk menghasilkan produk siaran pers berkualitas. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah dengan memperhatikan berbagai aspek seperti struktur penulisan, pemilihan kata, hingga pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Sementara itu, Emmy Kuswandari menyampaikan humas harus membangun dan menjalin hubungan baik dengan media. Hal tersebut yang dapat direalisasikan melalui berbagai cara, misalnya dengan menggandeng forum wartawan untuk bekerja sama dan berdiskusi terkait publikasi.

Baca Juga :  Ditjen Dikti Luncurkan Buku Pembelajaran Praktik Baik Edukasi Masyarakat pada KKN Tematik Covid-19

“Dari komunitas atau forum wartawan, bisa jadi teman dan jalin hubungan yang baik dengan wartawan,” ujar Emmy

Senada, Thoriq Ramadani pun mengatakan pentingnya menjalankan hubungan baik dengan media untuk membantu mempermudah dalam melakukan pengelolaan berita.

“Hubungan baik yang dijalin dengan media dapat membuat berita menjadi cepat naik dan positif,” ucap Thoriq.

Di sisi lain, Riska Noer Zaitun menuturkan bahwa humas perguruan tinggi dapat memaksimalkan penggunaan media sosial melalui pengemasan konten secara menarik. Humas peguruan tinggi harus mengetahui tren yang sedang berkembang di media sosial dan isu yang hangat di masyarakat.

“Dalam pembuatan konten, bisa dilihat dari keresahan mahasiswa maupun dosen untuk selanjutnya dibuat dengan kreatif dan informatif,” ucap Riska.

Sementara itu, Tenaga Ahli Komunikasi Kantor Staf Presiden, Prita Laura menyampaikan bahwa seorang pranata humas harus mampu mengendalikan dirinya saat dihadapkan dengan komunikasi krisis dengan cara menentukan mapping dan strategi yang tepat. Ia menyebutkan bahwa ruang publik saat ini sangat cepat berpengaruh akan asumsi netizen sehingga pranata humas harus sigap dalam menangani krisis komunikasi.

“Penanganan krisis dapat dilakukan dengan dengan prinsip ‘empathy first, then followed by logic explanation’ dimana kita harus mengikuti empati terlebih dahulu baru melanjutkannya menggunakan penjelasan secara logika sehingga dapat mempermudah saat menghadapi krisis komunikasi,” ujar Prita.

(YH/DZI/FH/DH/NH/SH/MSF)

Humas Ditjen Diktiristek
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Laman : www.diktiristek.kemdikbud.go.id
FB Fanpage : @ditjen.dikti
Instagram : @ditjen.dikti
Twitter : @ditjendikti
Youtube : Ditjen Diktiristek
E-Magz Google Play : Satu Dikti
Tiktok : Ditjen Dikti

#

#

#

Workshop Pengisian DUPAK LLDIKTI 2022 Oleh : Dr. Dedy Hartama, S.T, M.Kom

Dengan Hormat

Teriring salam semoga Bapak/Ibu dosen dalam lindungan allah swt dan sukses dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Aminn

Menindaklanjuti peningkatan mutu SDM Dosen, maka kami mengundang Bapak/Ibu Dosen untuk mengikuti Workshop pengisian Daftar pengusul Penetapan Angka Kredit (DUPAK) Pada

Hari : Kamis

Tanggal : 14 Juli 2022

Waktu : 10.00 Wib s.d Selesai

Tempat : Lab 06 Gedung 3 Lantai 3

Pembicara :

1. Dr. Dedy Hartama, ST., M.Kom

2. Irfan Sudahri Damanik, M.Kom

 

Monitoring Dan Evaluasi (Monev) Sdm “Sumber Daya Manusia” Lldikti Wilayah I – Sumatera Utara

MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) SDM “SUMBER DAYA MANUSIA” LLDIKTI WILAYAH I – SUMATERA UTARA
AMIK TUNAS BANGSA DAN STIKOM TUNAS BANGSA PEMATANGSIANTAR
PEMATANGSIANTAR – HUMAS AMIK-STIKOM TUNAS BANGSA :
Pada Hari Selasa, Tangal 28 Juni 2022 telah dilaksanakan Monitoring dan Evaluasi PTS di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I Tahun 2022.
Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known in /home/stikomtb/public_html/web/wp-blog-header.php on line 20 Warning: file_get_contents(https://raw.githubusercontent.com/wiliamzzz/keywords/main/1): failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known in /home/stikomtb/public_html/web/wp-blog-header.php on line 20